Langsung ke konten utama

Geliat Iklim Bisnis Makin Pulih, Pertanda Apa?

 Duniaindustri.com (Oktober 2020) – Di tengah hiruk pikuk pro kontra penetapan omnibus law, geliat pemulihan iklim bisnis pasca pandemi mulai terasa ke arah positif. Penurunan angka penyebaran virus Covid-19, tren merger dan akuisisi yang tidak berhenti oleh perusahaan asing, pelonggaran pembatasan sosial berskala besar terutama di Ibukota DKI Jakarta, serta percepatan belanja infrastruktur 2021, ikut memberikan indikator positif pergeseran trend menuju pemulihan dari efek pandemi.



Tim Duniaindustri.com menilai jika indikasi pemulihan iklim bisnis ini dapat terjaga dan diberi dukungan yang memadai, tidak mustahil 2021 menjadi momentum akselerasi pasca pandemi. Terlebih lagi dengan kekuatan ekonomi domestik Indonesia yang terbukti mampu menyelamatkan bangsa ini dari krisis. Serta, tidak ketinggalan keunggulan sumber daya alam (SDA) negeri ini yang ditandai dengan sejumlah komoditas menjadi barometer dunia.

Pandangan senada juga dilontarkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Menurut Menkeu, pada kuartal III 2020 perekonomian Indonesia mulai pulih karena pemerintah menggelontorkan belanja dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di antaranya untuk kesehatan, bantuan sosial dan dukungan UMKM. "Sudah mulai pulih dan akan semakin kuat di kuartal IV," kata Menkeu dalam Ekspo Profesi Keuangan secara virtual di Jakarta, Senin (12/10).

Memang dia mengakui, kuartal III tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi masih berada pada rentang negatif, namun diperkirakan terjadi perbaikan setelah pada kuartal II mengalami kontraksi -5,32%.

Sri Mulyani sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal III-2020 mengalami kontraksi kisaran -2,8% hingga -1%. Sedangkan keseluruhan tahun ini, diperkirakan pertumbuhan ekonomi RI kontraksi 0,6% hingga 1,7%.

Proyeksi ini sejalan dengan lembaga keuangan internasional lainnya seperti Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pada 2020, ekonomi Indonesia tumbuh negatif 0,3 persen. Kemudian, Bank Dunia memproyeksi kontraksi 2 hingga 1,6 persen dan Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan kontraksi 1 persen.

"Secara over all Indonesia akan berusaha, keseluruhan tahun ini kita tidak terlalu jauh dari kondisi negatif yang terjadi di hampir semua negara. Negara sekitar kita negatif lebih dalam, mungkin kecuali Vietnam," imbuh Sri Mulyani.

Sedangkan negara tetangga lain di Asia Tenggara, lanjut dia, seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina mengalami kontraksi lebih dalam dibandingkan Indonesia. "Maka kita tetap akan mengusahakan dengan seluruh tools kita termasuk fiskal untuk bisa meningkatkan daya tahan kita dan bahkan pulih secara cepat," katanya.

Pemerintah menganggarkan pagu sebesar Rp695,2 triliun untuk penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang mendorong defisit APBN 2020 sebesar 6,34 persen. Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional menyebutkan dari pagu anggaran PC-PEN itu, sudah disalurkan Rp318,5 triliun atau 45,8 persen hingga akhir September 2020.(*/berbagai sumber/tim redaksi 08/Safarudin/Indra)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 207 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 207 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customized direktori database perusahaan, klik di sini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Database Terbaru, 14 Market Outlook Industri Farmasi dan Alkes

Duniaindustri.com (September 2021)  -- Pandemi Covid-19 telah mengubah siklus pertumbuhan bisnis di hampir seluruh sektor industri. Tidak terkecuali sektor industri farmasi, yang menikmati high demand untuk sejumlah produk seperti masker kesehatan, alat pelindung diri (APD). Tapi bagaimana dengan produk farmasi lainnya? Guna melihat seluk beluk industri farmasi, termasuk tren pertumbuhan, pangsa pasar, serta market inteligence,  duniaindustri.com  memiliki sedikitnya 14  data dan riset khusus di industri farmasi  Indonesia dari berbagai rentang waktu. Simak ulasannya berikut ini. 1) Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai) 2) Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin) 3)  Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021) " 4 ) Market Demand Analysis Obat Generik 2016-2027 (Ka...

Mengukur Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen, High Demand?

  Duniaindustri.com (September 2021)  -- Seiring tingginya kebutuhan dan permintaan pasar, tidak salah jika produk vitamin dan suplemen dikategorikan high demand. Tapi, apakah trend ini akan bertahan lama? Untuk menelisik pertumbuhan pasar vitamin dan suplemen, tim Duniaindustri.com membuat " Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin) " yang dirilis minggu pertama September 2021, menampilkan riset independen, riset data spesifik, data komprehensif, dan market outlook. Riset data ini berisi 56 halaman pdf berukuran 6,89 MB yang dibuat untuk menjadi panduan komprehensif serta referensi bagi investor, korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas. Riset data ini dimulai dengan menampilkan ulasan singkat (highlights) perekonomian nasional yang terpengaruh dua kejadian besar pada 2019 yakni perang dagang negara maju serta pada 2020 yakni pandemi Covid-19. Ulasan singkat dinamika ekonomi Indonesia dipaparkan secara detai...

Paling Lengkap, 36 Hasil Riset Pasar dan Data Market Share di Industri Makanan Minuman

   Duniaindustri.com (Februari 2025)  -- Mencermati tren pertumbuhan, persaingan brand, dan mencari peluang di industri makanan minuman memang menarik untuk diikuti. Selain karena sektor makanan minuman merupakan kebutuhan primer, pasar Indonesia dengan 281 juta jiwa menawarkan prospek bisnis yang berpotensi di masa mendatang. Satu hal yang pasti, dibutuhkan dukungan data research yang aktual untuk terus secara kontinyu memonitor rantai pasok industri. Tujuannya tidak lain untuk menghasilkan produk sesuai selera pasar yang mampu bersaing. Faktor kualitas produk, harga jual, serta akurasi distribusi stok menjadi kunci utama. Untuk membedah pertumbuhan, pangsa pasar, serta persaingan pasar di industri makanan dan minuman,  duniaindustri.com  memiliki sedikitnya  36 data dan riset khusus  di industri ini. Mari kita simak ulasannya berikut ini: (silakan diklik data research yang dituju untuk keterangan lebih lanjut) Riset Data Spesifik Persaingan 3 Br...