Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

Biaya Modal Mahal, Inflasi Melonjak, Badai Bagi Startup Digital

   Duniaindustri.com (Februari 2023)  – Market trend di kuartal I 2023 penuh dengan kejutan dan tantangan. Bagaimana tidak, pandemi Covid-19 boleh jadi telah sirna, namun efeknya justru belum mereda. Pemulihan aktivitas masyarakat pasca Covid-19 mestinya mampu menggairahkan ekonomi dan iklim bisnis, namun sebaliknya terhantam tantangan lain berupa lonjakan inflasi dan suku bunga yang membuat biaya modal menjadi tinggi. Di sisi lain, pergeseran siklus bisnis pasca Covid-19 membuat bisnis startup digital ‘seakan kehilangan momentum’ dengan kondisi terburuk. Sejumlah startup digital bahkan terpaksa menutup operasional karena tak mampu memperoleh suntikan dana baru, setelah mengalami kerugian operasional, menurut tim Duniaindustri.com. Secara tahunan, inflasi di Indonesia melonjak menjadi 5,51% sepanjang tahun 2022, menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS). Secara bulanan, inflasi pada Desember 2022 sebesar 0,66%, tertinggi jika dibandingkan dengan tiga periode ke belakang. Kenaikan inf

Badai Menghantam Startup Digital, JD.ID Tutup Operasional

  Duniaindustri.com (Januari 2023)  – Perusahaan layanan belanja online (e-commerce) JD.ID mengumumkan akan menyetop menerima pesanan mulai 15 Februari 2023 dan perusahaan akan menutup total usahanya pada 31 Maret mendatang. Pengumuman itu tercantum di website resmi JD.ID. "Dengan sangat menyesal kami mengumumkan JD.ID akan berhenti menerima pesanan mulai 15 Februari 2023 dan seluruh servis akan dihentikan efektif mulai 31 Maret 2023," tulis pengumuman JD.ID, kemarin. Selanjutnya, JD.ID menginformasikan akan memberi waktu bagi seluruh mitra pengguna dan penjual untuk menyelesaikan transaksinya hingga akhir Maret 2023. JD.ID merupakan perusahaan patungan e-commerce China JD.com dan Provident Capital. Sebelum pengumuman tutup kali ini, JD.ID menutup cabang logistiknya, JDL Express Indonesia, per 22 Januari 2023. Rencana penutupan JDL Express Indonesia ini muncul setelah sebuah laporan mengatakan JD.com berencana untuk keluar dari Indonesia dan Thailand pada awal 2023. Sebelumny

Startup Big Data Dibekali 261 Data Research Spesifik Per Sektor Industri

  Duniaindustri.com  merupakan start-up (perusahaan rintisan) yang fokus di sektor industri di Indonesia (platform riset data di segmen industri). Dengan peningkatan kapabilitas dan jumlah tim, Duniaindustri.com bertransformasi menjadi Indonesia Industrial Total Solution. Kini Duniaindustri.com dilengkapi dengan tim jurnalis, analis, buzzer, digital marketer, super programmer, digital desainer, field survey, consultant, dan data scientist yang menunjang performance secara menyeluruh. Dengan tagline Pionir Berita dan Komunitas Industri, Duniaindustri.com hadir dengan visi memajukan sektor industri dan pelaku usaha di Indonesia. Duniaindustri.com berkembang secara independen dengan menjunjung tinggi kepercayaan dan kenyamanan pengguna. Duniaindustri.com  berdiri sejak 2011 didukung dengan tim kreatif dan inovatif guna menjawab tantangan masa depan. Inovasi tiada henti merupakan salah satu motto Duniaindustri.com dengan pengembangan sejumlah fitur terbaru. Sejak 2011, member kami terus be

Adu Kuat Dua Sentimen Market Trend di Kuartal I 2023

  Duniaindustri.com (Januari 2023) –  Tim Duniaindustri.com menganalisis market trend di kuartal I 2023 untuk memproyeksikan demand yang bakal terjadi. Ada dua pengaruh besar yang bakal membayangi market demand trend di kuartal I 2023 yakni peak season Ramadhan versus kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan level Suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7- DRRR ) sebesar 25 basis poin (bps) sehingga menjadi 5,75 persen. Kemudian untuk suku bunga deposit facility juga naik sebesar 25 basis poin menjadi level 5 persen serta suku bunga lending facility naik 25 basis poin menjadi 6,50 persen. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa dengan keputusan ini maka secara kumulatif total kenaikan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin sejak Agustus 2022. Dijelaskan bahwa kebijakan suku bunga terbaru tersebut menjadi strategi utama untuk mengendalikan inflasi. Tim Duniaindustri.com menilai kenaikan suku bunga acuan akan membuat cost o

Full Year 2022, Penjualan Semen Terpangkas 3,4% Jadi 63 Juta Ton

  Duniaindustri.com (Januari 2023) -- Penjualan semen domestik pada bulan Desember 2022 mencapai 5,6 juta ton (-3,6% YoY, 0,6% MoM), menjadikan volume penjualan semen sepanjang 2022 sebesar 63 juta ton, turun 3,4% YOY. Analis Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Emma Fauni, mengatakan menurunnya penjualan semen secara keseluruhan pada tahun 2022 disebabkan penjualan semen kantong yang lebih rendah, yang turun sebesar 8,7% YoY. "Hal ini sebagian besar mencerminkan permintaan yang lebih lambat dari pengembang properti dan kegiatan renovasi rumah. Sementara itu, penjualan grosir tumbuh sebesar 14,5% di sepanjang 2022," kata Emma dalam keterangan tertulis, kemarin. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan penjualan semen sebesar 1,4 juta ton (-8.2% YoY, flat MoM) pada bulan Desember, membawa penjualan semen sepanjang 2022 sebesar 15,5 juta ton (-6.4% YoY) yang terseret oleh penjualan Jawa sebesar -7.1% YoY. Sementara Jawa Barat datar, Jawa Tengah mengalami kontraks

Mencermati Pergerakan Market Demand Lokal di Kuartal I 2023

  Duniaindustri.com (Januari 2023)  – Market demand di pasar lokal diperkirakan terkerek sentimen peak season, yakni periode awal Ramadhan, yang jatuh pada akhir kuartal I 2023, menurut tim Duniaindustri.com. Sejumlah produk manufaktur dan pangan diprediksi menikmati pertumbuhan tinggi seiring lonjakan demand untuk memenuhi kebutuhan peak season. Tim Duniaindustri.com mencermati setidaknya sejumlah produk manufaktur seperti makanan minuman olahan, tekstil dan produk tekstil, plastik dan kimia, serta kendaraan bermotor akan terdorong demandnya oleh sentimen peak season. Awal Ramadhan hingga Lebaran 2023 yang jatuh di minggu keempat Maret hingga minggu keempat April biasanya menjadi pendorong utama demand di peak sesoan, seiring perbaikan daya beli konsumen secara merata. Namun, tantangan berupa inflasi tinggi, kenaikan suku bunga, serta kenaikan hargaa energi masih membayangi dan berpotensi melemahkan demand secara terbatas. “Perlu adanya stimulus baru dari pemerintah guna menggairahkan

Menelaah Peluang dan Tantangan dengan 17 Hasil Market Research di Industri Baja

  Duniaindustri.com (Januari 2023)  -- Berbagai tantangan dan peluang masih membayangi industri baja nasional. Dengan peranan penting sebagai mother industry, sektor industri baja memiliki potensi perkembangan yang cukup signifikan di Indonesia. Terlebih lagi mengingat Indonesia masih menjadi emerging country yang terus membangun baik infrastruktur maupun segmen konstruksi lainnya. Untuk mengcover  rekam jejak industri ini dalam digital database , siapa market leader, tren pertumbuhan pasar, serta bagaimana peta persaingannya, simak ulasan 17 digital database berikut ini: Database Direktori 331 Perusahaan Besi Baja Hulu dan Hilir di Indonesia (Update 2022) Database Direktori 208 Perusahaan Besi dan Baja di Indonesia (Update 2021) Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia) Data Riset Pangsa Pasar Baja Canai Panas atau HRC 2015-2024 (Market Growth Industri Baja) Riset Data Spesifik Bahan Material Bangunan 2015-2024 (Tren Pertumbuhan Pasar Pasc