Langsung ke konten utama

Postingan

Mengupas Bank dengan Aset Terbesar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Bank Mandiri berdiri tahun 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Empat bank milik Pemerintah, yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia digabung ke dalam Bank Mandiri. Model bisnis Bank Mandiri saat ini dibagi menjadi beberapa segmen. Pertama, segmen corporate banking dengan penyaluran kredit ditujukan untuk nasabah korporasi Indonesia, dan Bank Mandiri terus memperluas jaringan internasional untuk melayani nasabah korporasi dengan lebih luas. Total penyaluran kredit korporasi Bank Mandiri mencapai Rp 106 triliun pada 2011. Segmen kedua, adalah commercial dan business banking , yakni kegiatan intermediasi yang terkait dengan aktivitas komersial dan bisnis. Bank Mandiri memperoleh pendapatan bunga dari segmen commercial dan business banking, selain juga memperoleh fee based income melalui transaksi produk trade, cash management, dan bank garansi. Segmen k...

Miris Bacanya: Sumber Daya Alam Indonesia Dinikmati Singapura

Pemerintah mengungkapkan banyak hasil kekayaan Indonesia yang keuntungannya dinikmati oleh negara tetangga, Singapura. Untuk itu, pemerintah berusaha agar keuntungan tersebut bisa dinikmati oleh Indonesia. Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, hal itu terjadi lantaran Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Indonesia tidak diimbangi dengan sektor pengolahan yang memadai sehingga setiap produk mentah yang dihasilkan dari hasil alam Tanah Air kemudian di bawa ke Singapura karena Singapura memiliki fasilitas pengolahan dan gudang berikat. Setelah menjadi barang jadi, lanjut Darmin, Singapura nantinya melakukan ekspor ke negara lain. “Ini saya ada cerita kenapa kok kita yang hasilkan sumber daya alam yang banyak, tapi yang kaya Singapura,” kata Darmin. Tidak hanya itu, jelas mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, Singapura dengan fasilitas gudang berikat yang dimilikinya juga menampung serbuan distribusi barang-barang impor dari berbagai negara, termasuk barang yang di...

Inilah Fakta Kondisi Industri Elektronik Indonesia

Sebanyak 100 investor dan pimpinan perusahaan asal Korea Selatan di Indonesia berkumpul di salah satu hotel bintang lima di daerah Senayan, dipimpin Dubes Korsel untuk Indonesia, mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna menstabilkan perekonomian nasional. Pasalnya, perlambatan perekonomian nasional dalam dua tahun terakhir telah menurunkan omzet industri elektronik di negeri ini sehingga banyak perusahaan di industri ini yang melakukan layoff . "Mereka (100 investor Korsel) sangat khawatir dengan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan perlambatan ekonomi Indonesia sehingga mendesak pemerintahan Jokowi untuk bekerjasama guna mengatasi masalah tersebut," kata sumber duniaindustri.com yang mengetahui pertemuan pada akhir bulan lalu. Menurut mereka, salah satu investor asal Korsel yang cukup gelisah antara lain di sektor industri elektronik . Perlambatan perekonomian nasional ditambah upah pekerja naik serta tekanan inflasi dan depresiasi kurs menekan industr...

Research Opportunities in the Public Private Partnership Infrastructure Projects 2015-2019

Research Opportunities in the Public Private Partnership Infrastructure Projects 2015-2019 show data, studies, analyzes, reports , and the outlook for strategic projects in the infrastructure sector in Indonesia. Various infrastructure projects, ranging from priority projects, strategic projects, and infrastructure projects by province is shown in this research, combined with business analytics infrastructure , transport and logistics market size, as well as the infrastructure budget analysis than the unemployment rate in Indonesia. This research starts from the Indonesian economy is predicted still uncertain, especially from the global side. Yet Indonesia's economy is believed to be better than last year. External side effect on the domestic economy, can not be separated from commodity prices is still recovering and the decline in the Chinese economy is one of the major market share Indonesia's commodity exports. (Page 2) The strengthening of the rupiah is in addition d...

Research Oleochemicals and Biodiesel Production Trends 2011-2017

Research Trends Production Biodiesel and Oleochemicals in Indonesia 2011-2017 showing the data, analysis, and industry outlook oleochemicals (fatty acid, fatty alcohol, cooking oil) as well as biodiesel in Indonesia, ranging from production trends, investment trends, increased production capacity, the big players, distribution of the plant site, the trend of exports, imports, labor absorption, as well as a variety of other information such as regulation and targets in 2030. This research began with the trend of increasing production capacity significantly at four industries, namely refinery (fractionation) or cooking oil, fatty acid, fatty alcohol, and methyl esters (biodiesel). (Page 2) In 2014 and 2015 there was an increase significant investment in industrial oleochemicals and biodiesel up to Rp 24 trillion, which is boosting the capacity of national production grew at an average 55% (cooking oil 80%, fatty acid 47%, fatty alcohol 85%, and methyl ester or biodiesel 66%). D...

Inilah Profil Singkat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Terbesar di ASEAN

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adalah bank yang fokus pada bisnis transaksi perbankan, memiliki total aset terbesar ketiga di Indonesia senilai Rp 408 triliun pada semester I 2012. Selain fokus pada bisnis transaksi perbankan, bank yang saat ini dimiliki oleh grup Djarum ini menyalurkan kredit dengan komposisi terbesar pada kredit komersial & usaha kecil menengah (UKM). Bank BCA juga menyalurkan kredit segmen korporasi dan segmen konsumer. BANKING INDUSTRY OUTLOOK Industri kredit perbankan di Indonesia tumbuh hampir 30% dalam periode empat tahun terakhir secara compounded annual growth rate (CAGR) 2007–2011. Penyaluran kredit oleh perbankan di Indonesia senilai Rp 2.200 triliun pada akhir 2011. Pertumbuhan penyaluran kredit diiringi dengan menurunnya kredit macet (non performing loan/NPL) perbankan, menunjukkan manajemen risiko perbankan Indonesia yang solid dalam penyaluran kredit. Pada sumber pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun oleh perbankan juga terus...

Mengupas Raksasa Ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang ritel premium di Indonesia dengan mengoperasikan toko-toko eceran berlisensi. Mitra Adiperkasa menggunakan merek dagang, mendesain, memproduksi, mendistribusikan dan menjual produk berlisensi merek ternama. Mitra Adiperkasa memiliki portofolio lebih dari 100 merek dunia. RETAIL INDUSTRY OUTLOOK Bisnis ritel di Indonesia saat ini semakin menjamur dan berkembang. Jumlah penduduk Indonesia yang besar masih menjadi daya tarik bagi peritel lokal untuk berekspansi, maupun bagi peritel asing untuk masuk ke Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 237 juta jiwa, dengan umur rata-rata masyarakat sekitar 28 tahun menjadi konsumen yang besar bagi bisnis ritel di Indonesia. Karena pasar yang besar, pusat-pusat perbelanjaan modern seperti Carrefour, Giant, Tiptop, Hypermart, Lotte Mart, hingga toko ritel seperti Alfamart, Indomart, Alfamidi, Cirkel K, dan Express, terus meningkat jumlahnya di Indon...