Duniaindustri.com (September 2020) -- Efek pandemi Covid-19 yang belum sirna dan tantangan di 2021 menuntut korporasi di Indonesia untuk tambah gesit menjelajahi peluang baru. Metode diversifikasi usaha yang ditempuh sebagian perusahaan agar survive saat pandemi perlu diperkuat dengan inovasi dan data pertumbuhan pasar serta persaingan brand untuk menopang pertumbuhan bisnis. Karena itu, dibutuhkan dukungan data dan riset pasar yang akurat. Sebab, perubahan struktur pangsa pasar dan preferensi pasar saat pandemi justru bisa menimbulkan tantangan tersendiri bagi pemain baru yang ingin menjajal kesempatan. Efek kejut (demand shock) dari pandemi memang cenderung memangkas permintaan domestik dalam waktu dekat. Namun, dalam waktu lebih panjang, perubahan struktur pangsa pasar dan ekspektasi pemulihan ekonomi dapat menjadi daya tarik bagi pemain baru guna menjajal kesempatan pasar. Seiring dengan itu, tim Duniaindustri.com juga terus berkembang dengan mencari metode-metode ...