Langsung ke konten utama

Postingan

Kumpulan 11 Kajian Market Outlook Industri Baja, Pipa, Kawat, dan Baja Konstruksi

Baja sebagai induk Industri (mother industry) memiliki peranan penting bagi perekonomian nasional, mengingat kebutuhan baja untuk infrastruktur, konstruksi, properti, dan sektor lainnya. Bagaimana  rekam jejak industri ini , siapa market leader, tren pertumbuhan pasar, serta bagaimana peta persaingannya, simak ulasan berikut ini: 1)  Market Outlook Steel Bridge Structure 2015-2024 (Kajian Market Growth) 2)  Riset Data Spesifik Kawat Baja Pratekan 2015-2019 (Tren Pertumbuhan Pasar dan Perhitungan HPP) 3)  Database 165 Direktori Perusahaan Baja di Indonesia 4)  Data dan Riset Eksklusif Industri Pipa Baja 2012-2018 (Demand Trends dan Market Leader) 5)  Data dan Market Brief Industri Baja (Tren Pangsa Pasar dan Demand Growth 2016-2017) 6)  Riset Pasar dan Tren Harga Baja (Hulu-Hilir) 2010-2016 7)  Riset Komprehensif Industri Baja 2007-2017 8)  Data dan Analisis Industri Baja Periode 2000-2014 9)  Data Komprehensif Industri Baja di...

Kajian Market Outlook Baja Konstruksi Rangka Jembatan Periode 2015-2024

Market Outlook Steel Bridge Structure 2015-2024 (Kajian Market Growth)  ini dirilis minggu keempat September 2019 menampilkan  riset independen, riset data spesifik, data komprehensif , market analisis, market outlook, market trend, analisis pertumbuhan pasar, dan market share pemain baja rangka jembatan (steel bridge structure), serta perhitungan harga pokok produksi (HPP). Riset data ini diharapkan dapat menjadi panduan serta referensi bagi  investor , korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas. Riset ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, mulai dari tren pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat kemiskinan, rasio gini, serta persentase pengangguran pada periode 2011-2018 (halaman 2). Dilanjutkan dengan pembahasan pembangunan infrastruktur yang tetap menjadi prioritas pemerintah (halaman 3). Kemudian, ekonomi kreatif menjadi sumber ekonomi baru (halaman 4 dan 5). Pada halaman 6 ditampilkan perbaikan kualita...

Penjualan Mobil Turun, BI Relaksasi Kebijakan DP Kredit

Penjualan mobil di Indonesia  sepanjang periode Januari-Agustus 2019 terperosok turun 13,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.  Duniaindustri.com  menilai penurunan penjualan mobil terpengaruh perlambatan ekonomi nasional,  kejatuhan harga komoditas  dunia, serta perilaku selektif konsumen di masa kelesuan ekonomi. Data  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah PT Astra International Tbk mengungkapkan penjualan wholesales domestik sepanjang Januari-Agustus sebanyak 660.286 unit, sedangkan periode yang sama 2018 sebanyak 763.444 unit. Merespons hal itu, Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral melakukan  relaksasi kebijakan  makroprudensial untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perbankan dan mendorong permintaan kredit pelaku usaha. Salah satunya, BI melonggarkan ketentuan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) atau pembiayaan kendaraan bermotor (PKB) untuk bank umum maupun syar...