Langsung ke konten utama

Postingan

Sektor Pariwisata Terhambat Polemik Tiket Pesawat

Polemik harga tiket pesawat yang meroket ternyata dipicu antara lain karena faktor tingginya harga avtur di bandara. Dalam kondisi tersebut, harga avtur di bandara yang selama ini dijual sebagai bahan bakar pesawat lebih tinggi hingga 30% dibanding negara lain. Dan ternyata avtur yang dijual di bandara dimonopoli oleh PT Pertamina. Padahal, kenaikan harga tiket pesawat yang drastis telah menekan berbagai sektor penggunanya antara lain pariwisata dan perhotelan . Lantas, apakah pemerintah berani menghapus monopoli penjualan avtur Pertamina di bandara? Desakan untuk menghapus monopoli penjualan avtur oleh Pertamina di bandara mulai mengalir deras. Bahkan, Presiden Joko Widodo sudah meresponsnya dengan memberikan dua alternatif bagi Pertamina. Pernyataan Presiden Joko Widodo memang memberikan isyarat ke arah sana. Jokowi menilai banyak perusahaan yang akan antre untuk menjual avtur di bandara. “Banyak kalau yang mau, antre, saya pastikan. Walaupun saya belum tahu (perusahaa...

18 Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress Gulung Tikar

Kenaikan tarif kargo udara atau yang dikenal dengan surat muatan udara (SMU) sudah dilakukan enam kali oleh maskapai penerbangan sejak Oktober 2018. Hal ini membuat biaya operasional perusahaan pengiriman melonjak, dan mengakibatkan konsumen makin sedikit melakukan pengiriman lewat udara karena tarif jadi mahal. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) mengatakan sedikitnya 18 perusahaan pengiriman ekspres pos dan logistik di wilayah Sumatera tutup pada awal tahun ini akibat tarif Surat Muatan Udara (SMU) naik hingga 330%. “Sudah ada 18 perusahaan yang tutup . Itu di area Riau, Batam, Aceh, Tanjung Pinang dan Sumatera Barat,” kata Koordinator Asperindo Wilayah I Sumatera, Yana Mulyana, Rabu (13/2). Hal itu disampaikan Yana saat Asperindo Riau berunjuk rasa menolak kenaikan tarif SMU 330 persen di Kota Pekanbaru. Dia menjelaskan kenaikan tarif SMU sudah dilakukan enam kali oleh maskapai penerbangan sejak Oktober 2018. Hal ini memb...

Report of The Health Drink Industry

The Health Drink Industry Data Research Report (Growth and Profile Trend Market Leader)  released in February 2019 features comprehensive data research,  market growth trends , and market leader profiles, in relation to the beverage industry in general, and the health drink industry in particular. Strengthened by market trends (including market size and market value of 7 industry segments), a map of the market share of the health drink industry, and a profile of 6 market leaders are expected to enrich the market competition database to determine the direction of future business strategies. Health Drink Industry Research Report (Growth Leader and Profile Leader Trend)  This is a brief profile of the beverage industry in Indonesia, complemented by the production process, as well as the potential availability of raw materials (pages 1 to 8). With the support of a large population, the beverage industry market is quite prospective and attractive, especially for domestic c...

165 Kumpulan Riset Data Industri Terupdate

Di awal 2019, tren industri cenderung berubah dengan sangat cepat, berdasarkan  riset data   Duniaindustri.com . Produk dengan harga jual yang lebih kompetitif, pelayanan prima, cepat sampai ke konsumen, serta kualitas wahid menjadi preferensi utama konsumen. Selain itu, para pelaku industri cenderung memompa volume penjualan dengan mengorbankan harga jual. Singkat kata, harga jual boleh ditekan, tapi volume penjualan mesti bertumbuh.  Di sisi lain, konsumen saat ini cenderung lebih memilih dalam berbelanja yang seperlunya, walaupun terjadi tren peningkatan dalam aktivitas pelesiran. Sementara upaya perbaikan pemerataan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah dengan ratusan proyek di seluruh Indonesia. Demikian cuplikan tren yang sedang terjadi saat ini di negeri kita. Persaingan  antar perusahaan semakin ketat. Kemampuan perusahaan untuk mengendalikan harga jual pun kini menjadi terbatas. Tidak lagi mudah bagi produsen mematok laba yang tinggi dengan menaikk...