Polemik harga tiket pesawat yang meroket ternyata dipicu antara lain karena faktor tingginya harga avtur di bandara. Dalam kondisi tersebut, harga avtur di bandara yang selama ini dijual sebagai bahan bakar pesawat lebih tinggi hingga 30% dibanding negara lain. Dan ternyata avtur yang dijual di bandara dimonopoli oleh PT Pertamina. Padahal, kenaikan harga tiket pesawat yang drastis telah menekan berbagai sektor penggunanya antara lain pariwisata dan perhotelan . Lantas, apakah pemerintah berani menghapus monopoli penjualan avtur Pertamina di bandara? Desakan untuk menghapus monopoli penjualan avtur oleh Pertamina di bandara mulai mengalir deras. Bahkan, Presiden Joko Widodo sudah meresponsnya dengan memberikan dua alternatif bagi Pertamina. Pernyataan Presiden Joko Widodo memang memberikan isyarat ke arah sana. Jokowi menilai banyak perusahaan yang akan antre untuk menjual avtur di bandara. “Banyak kalau yang mau, antre, saya pastikan. Walaupun saya belum tahu (perusahaa...