Langsung ke konten utama

Rasio Kepemilikan Mobil 93 Unit Per 1.000 Penduduk

Rasio penetrasi mobil terhadap populasi penduduk di Indonesia baru mencapai 93 unit per 1.000 penduduk. Rasio itu masih di bawah Thailand yang sudah mencapai 200 unit per 1.000 penduduk.

Karena itu, Direktur Utama PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto mengakui potensi pasar kendaraan roda empat masih sangat tinggi. "Angka penjualan kendaraan roda empat yang stagnan merupakan indikator yang kurang baik untuk negeri yang memiliki potensi sedemikian besar karena penetrasi mobil di Indonesia masih rendah dibandingkan negara Thailand atau pun negara maju lainnya," katanya seperti mengutip keterbukaan informasi.

Menurut dia, pasar mobil di Indonesia tahun ini diperkirakan cukup stagnan dengan potensi pasar hanya 1.100.000 unit. "Kami katakan potensi pasar tahun ini akan berkisar antara 1.050.000 - 1.100.000 unit. Jadi dapat dikatakan pasar kendaraan roda empat mengalami stagnasi," ujarnya.

Secara GDP, Indonesia pernah mencapai US$3.500 per kapita. Tahun ini berpotensi sekitar US$ 3.500-US$ 3.600 per kapita. "Namun selama beberapa tahun belakangan ini, nominal GDP kita bertahan di angka itu," ucapnya.

Tahun ini angka penjualan kendaraan roda dua turun sekitar 9 persen. Namun Astra beruntung, lanjut Prijono, karena pangsa pasar kendaraan roda dua Asra dapat menyentuh 74%.

Indonesia dengan transportasi publik baru akan tersedia pada tahun 2019. Untuk itu saat ini masih membutuhkan kendaraan roda empat.

Sementara untuk rencana kenaikan pajak kendaraan bermotor hingga 15% kian menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pajak kendaraan tertinggi. Walaupun tidak setinggi pajak kendaraan di Singapura. Untuk rata-rata jenis mobil Avanza hingga mobil premium, Lexus yang Astra jual, mungkin 60%-70% masuk kas negara.

Sementara dengan mobil yang muatan lokal 80% pajak yang masuk ke kas negara hanya 30%-40%. "Biasanya jika terjadi penurunan GDP di bawah 5% pasar mengalami stagnasi," katanya.

"Astra masih cukup beruntung karena sampai dengan semester pertama, pertumbuhan kendaraan roda empat Astra sebesar 9%, sehingga pangsa pasar kami naik menjadi 56%."

Untuk penjualan kendaraan roda dua nasional semester I turun 9% karena ada keterlambatan panen di jawa sehingga pasarnya kemungkian berkisar antara 5,5 juta sampai dengan 5,7 juta. "Harapan kami pangsa pasar motor Honda bisa tetap bertahan di angka 74 persen."(*)

Sumber: klik di sini
* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 140 database, klik di sini
** Butuh 18 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
*** Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
**** Butuh copywriter specialist, klik di sini
***** Butuh content provider, klik di sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persaingan Merek Obat Paling Laku di Indonesia

Dari ratusan merek obat yang beredar di Indonesia, tentu ada sejumlah brand obat yang masuk dalam kategori obat paling laku. Anda penasaran, siapakah jawara obat dengan penjualan paling besar di Indonesia? Duniaindustri.com membuat riset eksklusif terkait top 7 obat bebas paling laku di pasaran Indonesia serta analisis persaingannya. Riset dan analisis eksklusif farmasi di Indonesia ini menampilkan data, outlook, riset eksklusif terkait seluruh informasi mengenai industri farmasi di Indonesia, serta riset dan analisis pasar obat bebas (over the counter/OTC), obat generik, dan obat herbal. Riset eksklusif ini mengulas mulai dari tren investasi baru farmasi di Indonesia mulai 2014-2016 (analisis pemain baru), pergerakan pangsa pasar obat bebas dan obat herbal, tren pertumbuhan obat generik dengan program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) 2016-2019, pertumbuhan pasar obat di Indonesia, analisis persaingan pasar obat generik vs obat bebas (over the counter/OTC). Selain itu,...

Paling Lengkap, 36 Hasil Riset Pasar dan Data Market Share di Industri Makanan Minuman

   Duniaindustri.com (Februari 2025)  -- Mencermati tren pertumbuhan, persaingan brand, dan mencari peluang di industri makanan minuman memang menarik untuk diikuti. Selain karena sektor makanan minuman merupakan kebutuhan primer, pasar Indonesia dengan 281 juta jiwa menawarkan prospek bisnis yang berpotensi di masa mendatang. Satu hal yang pasti, dibutuhkan dukungan data research yang aktual untuk terus secara kontinyu memonitor rantai pasok industri. Tujuannya tidak lain untuk menghasilkan produk sesuai selera pasar yang mampu bersaing. Faktor kualitas produk, harga jual, serta akurasi distribusi stok menjadi kunci utama. Untuk membedah pertumbuhan, pangsa pasar, serta persaingan pasar di industri makanan dan minuman,  duniaindustri.com  memiliki sedikitnya  36 data dan riset khusus  di industri ini. Mari kita simak ulasannya berikut ini: (silakan diklik data research yang dituju untuk keterangan lebih lanjut) Riset Data Spesifik Persaingan 3 Br...

Data Perkembangan Jumlah UKM dan Sebaran Per Provinsi

Data Komprehensif Perkembangan Industri Kecil & UsahaBesar 2016-2017 (Sebaran UKM Per Sektor & Per Daerah)   ini dirilis pada pertengahan Juli 2018 menampilkan data komprehensif, serta tren pertumbuhan jumlah dan sebaran industri kecil (usaha kecil menengah dan mikro/UMKM) di Indonesia. Pembahasan dilakukan secara detail mulai dari   tren pertumbuhan   jumlah, porsi terhadap ekonomi, komparasi dengan kondisi di negara tetangga, serta tren produksi dan ekspor industri kecil di Indonesia. Data Komprehensif Perkembangan Industri Kecil & UsahaBesar 2016-2017 (Sebaran UKM Per Sektor & Per Daerah)   ini dimulai dengan paparan data makro ekonomi Indonesia, inflasi, dan nilai tukar rupiah (halaman 2 dan 3). Dilanjutkan dengan   outlook dan prospek bisnis   2018 mengacu pada target pertumbuhan ekonomi pemerintah di 2018 di halaman 4. Kontribusi UMKM terhadap industri nasional di Indonesia dikomparasi dengan kondisi di sejumlah negara seper...